Sandal Murah
 - Mungkin Anda pernah mendengar tentang kisah dua salesman yang di utus oleh sebuah perusahaan sepatu untuk mensurvei peluang bisnis di sebuah wilayah di Irian.


Salesman yang pertama melihat bahwa tidak ada peluang untuk berbisnis sepatu di Irian karena di sana tidak ada orang yang memakai sepatu dan sepatu bukan kebutuhan hidup mereka maka ia menyarankan kepada bosnya untuk menunda sampai masyarakat Irian terbiasa dengan sepatu.


Tetapi salesman yang ke dua melihat bahwa justru karena mereka belum bersepatu maka itu adalah sebuah peluang bisnis yang sangat besar dan harus cepat-cepat diambil bila tidak ingin di dahului oleh kompetitor,begitu saran sales kedua kepada bosnya.

Ini adalah masalah sudut pandang yang berbeda juga masalah mental dan kepekaan melihat sebuah peluang,sudut pandang yang berbeda akan memberikan hasil yang berbeda pula.
Akhirnya sang bos memilih untuk membuka bisnis sepatu seperti yang disarankan oleh sales kedua dan segera menuai sukses.

Sepatu dan sandal adalah kebutuhan primer saat ini,mulai dari bayi yang belum berjalan sampai kakek dan nenek kita juga membutuhkanya.Jadi sepatu sandal adalah kebutuhan semua orang,bahkan di kalangan tertentu mayat yang akan dikubur juga masih di pakaikan sepatu.
Kita bisa melihat bahwa peluang bisnis ini masih terbuka lebar,mau jadi produsen,penjual grosiran atau bisa juga menjadi penjual eceran itu terserah Anda.

Saya sendiri memang baru membuka usaha sepatu setahun yang lalu dengan dua kios,di Rawamangun dan satu lagi di Depok.Al-hamdulillah respon konsumen cukup bagus dan cepat.

Ada juga 2 sahabat yang Ustadh,saya kompori untuk memulai bisnis,sekarang keduanya sudah mempunyai toko sepatu dan masing-masing di wilayah Bekasi dengan penjualan yang bagus.Ustadh yang satu bahkan sudah membuka bisnis yang kedua dengan fokus menjual baju anak dan Underwear,sedang ustadh yang satu lagi sedang mencari tempat untuk cabang sepatu yang ke dua.

Kami (saya & istri) juga mendorong beberapa famili untuk take action sebagai pengusaha dan kami rekomendasikan untuk menjual sepatu dan sandal karena beberapa pertimbangan,Al-hamdulillah sudah ada 3 keponakan yang sedang belajar menjadi pengusaha sepatu dan sandal,yang pertama di dekat STEI Rawamangun dengan nama SERBA SANDAL MURAH,yang kedua di Kelapa Dua Depok dengan merk CANTIK COLLECTION dan yang ketiga di dekat RSI Pondok Kopi dengan nama SERBA MURAH,dan secara umum respon konsumen cukup menggembirakan.

Bila Anda mempunyai rencana membuka usaha ritel,tidak ada salahnya untuk memilih sepatu dan sandal karena pasarnya masih terbuka lebar.Untuk membuktikannya Anda bisa menghitung berapa sepatu dan sandal fipper yang di miliki keluarga anda dan berapa kali membeli sepatu atau sandal dalam setahun?,lalu kalikan dengan penduduk Indonesia,pasti jumlahnya funtastic.

Satu lagi bukti yang menguatkan,sekarang ini konsumen cenderung tergiur dengan model yang lagi ngetrend jadi cenderung lebih komsumtif dengan membeli model yang terbaru walaupun yang lama masih layak pakai.




Investasi Jabon Usaha Hutan Tanaman Jabon sebagai pelaku penyedia bahan baku tanamanan industri pada kebutuhan industri-industri pengolahan kayu, kertas maupun industri pengolahan yang bersumber dari bahan baku kayu merupakan langkah bijak, dapat memberikan harapan kesejahteraan yang cerah dengan sumber pendapatan/ profit yang tinggi.
Jabon merupakan satu diantara kayu unggulan dimana pada saat ini dan untuk kedepannya Jabon diandalkan sebagai bahan baku dalam perindustrian kayu, karena Jabon memiliki keunggulan dibangdingkan kayu unggulan lainnya, baik dari pertumbuhan, struktur, maupun mutu kayunya, dan dari sisi ekonomisnya, pohon jabon juga dapat dipanen dengan cepat, mudah dirawat, dan harganya juga bernilai tinggi.
Kebutuhan kayu Jabon akan terus meningkat akibat efek dari kebijakan pemerintah, tentang pelarangan penebangan kayu dari hutan alam, namun disamping itu sisi baiknya, Pemerintah Menerbitkan PP No.6 Tahun 2007 tentang HTR Hutan Tanaman Rakyat, terutama salah satunya adalah HTR Pola mandiri , untuk jenis tanaman masyarakat diberi kebebasan dalam memilih, namun disarankan tanaman yang mempunyai daur (umur) pendek 8 tahun, memiliki nilai ekonomi tinggi serta mudah dalam pemasarannya, pemerintah juga dapat membantu mengatur mekanisme pemasaran dengan pengusaha perkayuan, tentu dalam hal ini adalah sebuah Nuasa baru dalam tata kelola hutan di indonesia , dimana pemerintah pasti melandasinya dengan niat baik bagi kesejahteraan Rakyat, Perubahan yang patut disambut dengan gembira.
Budidaya Jabon merupakan pilihan yang tepat dilihat dari segala sisi kelebihannya, maka bisa dikatakan kita telah menjadi pelaku sebagai penyedia kebutuhan bahan baku bagi industri kayu.

Asumsi Biaya Budidaya Jabon Per 1 Hektar

untuk tampilan Gambar yang Lebih Besar Klik pada Gambar

INVESTASI KEBUN JABON

Masih Tersedia Lahan untuk berinvestasi kayu jabon bagi anda yang tidak memiliki waktu dan lahan, Tanaman jabon sudah tertanam di lahan,lokasi di Aceh Timur.
biaya investasi Rp. 20 juta per haktar, bisa diangsur selama 3 tahun.
Pemasaran kayunya juga sudah ditampung oleh perusahaan.
untuk informasi investasi jabon
Benih Jabon dan cara Penanamannya
  1. Biji jabon standar,dengan tingkat perkecambahan per ons antara 2000 sd 20.000 kecambah.
  2. biji jabon yang disemai disiram dengan memakai sprayer dan dicampur fungisida antrakol dosis rendah(untuk menghindari jamur).
  3. Setelah kecambah setinggi 2 sampai 3 cm dan berdaun 4, dicabut untuk dipindahkan ke media polybag sedang diameter minimal 8 sd 12 cm.
  4. Sebelum ditanam di polybag, maka cukup di cuplik bagian bawah akarnya memakai bilah bambu.
  5. Jabon pindahan dari cabutan belum kuat panas, pemindahan efektif di sore hari. penyiraman sehari 2 kali.
  6. Gunakan pupuk dan antrakol serta pestisida guna mencegah penyakit jamur dan ulat.
  7. Bersihkan kalau ada gulma.
  8. Dalam waktu sekitar 3 bulan jabon siap tanam.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan :
  1. kunci penanaman, bila dirasa tidak hujan setelah ditanam, siram dengan segayung air. maka jabon akan bertahan sampai 10 hari bila menunggu hujan.
  2. hama yang muncul setelah tanam sampai saat ini adalah, uret, busuk jamur(hujan tinggi), belalang dan ulat, hama ini mudah diatasi dengan indektisida, fungisida, campurkan dengan perekat.
  3. bila terpaksa dipangkas cabangnya, paling tidak 30 cm dari pangkal batang, untuk menghindari air masuk ke batang utama.
  4. pilihlah bibit yang berdaun hijau tua, batang hijau tua, jangan terkecoh jabon tinggi kayak lidi dan daunnya kuning.
  5. uret biasanya muncul bila intensitas hujan tinggi, gunakan disinon 10g bila furadan kurang mengatasi.
  6. hama yang muncul adalah ulat keket berduri, bisa disemprot atau diambil manual.