Sony Erisson membuat terobosan baru dengan menghadirkan Elm, Ponsel ramah lingkungan, Sesuai portofolio 'Greenheart' yang dicanangkan Sony Ericsson sendiri.
Di luar image ponsel yang bersahabat dengan lingkungan, Elm ternyata menyimpan fitur2 unggulan yang patut diperhitungkan. Mulai dengan kelengkapan WiFi, GPS, Kamera 5 Megapixel hinggal ke layanan2 online dan multimedianya.
Elm di anggap masih mengikuti 'Pakem' khas
Sony Ericsson. Bermodal candy Bar dengan sudut tajam menyiku dan berdimensi cukup kecil. Satu yang beda, permukaan casing belakangnya melengkung cembung dari ujung atas ke ujung bawah.
Fitur multimedia tampaknya 1 level dengan kebanyakan ponsel2 kelas menengah. Meskipun varian fitur medianya standar, Namun kualitas audio maupun videonya cukup memikat. Nilai lebih Elm ada pada berkoneksi WiFi yang didukung HSDPA 7.2 Mbps. Browsernya sendiri dapat di akses melalui menu utama ataupun Shortcut. Yang terasa pincang adalah minusnya konektor data ke PC. Sehingga pengguna harus mengandalkan bluetooth ataupun micro SD.
Sony Ericsson Elm memang diposisikan untuk kelas menengah yang berorientasi internet namun tetap ramah lingkungan. Sesuai dengan 'Campaign Go Green' nya. Meskipun di sisi lain, Target marketnya juga tetap akan di iming2i dengan fitur2 menawannya mulai dari WiFi, GPS, Navigasi wisepilot, Jaringan HSPDA, dan lauanan Playnow ciri khas Sony Ericsson.
Label harga 2 jutaan nya boleh jadi hal yang bukan hal yang menarik. Interfacenya juga masih perlu perbaikan untuk memberikan pengalaman menarik bagi pengguna.
Harga : Rp.2.150.000,-
Majalah Pulsa/Satria
Label:
Sony Ericsson
Sony Ericsson tampaknya harus berjuang keras menciptakan produk2 inovatif guna mengangkat posisinya yang sempat terpuruk tahun lalu. Kehadiran Vivaz atau yang sempat di beri sandi Kurara Sedikit banyak memberi tenaga untuk tetap bersaing bersama vensor ternama lainnya.
Vivaz dengan fitur multimedianya seperti ingin memberi keleluasan bagi pengguna untuk berkreasi dengan video maupun foto. Dukungan resolusi tinggi dan kemampuan sharing via dunia maya menjadi kombinasi jitu untuk menual calon pengguna.
Di sisi Desain Vivaz hadir dengan busur di bagian belakang dan rata depan. Layar sentuh resistive 360 x 640 piksel berdiagonal 3,2 inci mendominasi sisi depan dengan 3 tombol - 2 tombol panggilan dan satu tombol menu di tengah di letakan berjejer di bawahnya.
Vivaz memiliki menu media center khas Sony Ericsson. Ada 3 shortcut inti yang terdapat didalamnya yaitu Photo, Music, dan Video. Kamera 8 MP rasanya sudah cukup untuk memuaskan para pencinta Handphone.
Soal kebut2an Internet, tampaknya Vivaz sangat siap. Bekal HSPDA berkecepatan 10,2 Mbps dan uplink sebesar 2 MB sudah cukup menggambarkan berapa kecepatan data yang bisa di alirkan. Terdapat juga Bluetooth 2.0 A2DP dan koneksi Wifi Dengan Dukungan DLNA.
Kesimpulannya sebagai ponsel multimedia, Vivaz sangat layak untuk dipertimbangkan. Bisa dioptimalkan untuk menghasilkan video dan gambar kualitas terbaik. Kemampuan video recordingnya lebih baik dibanding Omnia HD. Harganyapun cukup kompetitif mengingat kekeyaan fitur yang di tawarkan. Hanya perlu dipertimbangakan untk menambangkan pelindung casingnya ringkih dan akan mudah terlihat kusam jika tidak terjaga.
Harga : Rp. 4.650.000,-
Majalah Pulsa/AB
Label:
Sony Ericsson